4 Tanda Kucing Sakit Yang Wajib Diketahui Pet Lovers

Rasanya pasti sedih ya ketika melihat kucing kesayangan kita menunjukkan perilaku yang berbeda dari biasanya. Entah dia tiba-tiba murung, tidak mau keluar kandang, atau bahkan muntah-muntah. Kita sebagai pemilik harus mencari solusi agar kucingnya bisa beraktivitas normal kembali.

Nah, Pet Lovers!  Petcionary mau sharing gejala apa aja sih yang biasanya dialami kucing ketika sakit. Dengan memahami tanda-tanda kucing Pet Lovers sakit, kalian jadi bisa lebih waspada dan memberikan pertolongan secepatnya! 

Apa aja sih gejalanya?

1. Nafsu Makan Berkurang

Jika nampak perubahan nafsu makan pada kucing, Pet Lovers perlu lebih perhatikan kucingnya ya. Bisa jadi itu tanda gejala awal kucing kamu sedang sakit. Jadinya nafsu makannya berkurang, deh. 

Bisa juga kucing kamu sedang bosan dengan makanan yang biasa diberikan oleh Pet Lovers. Kamu bisa coba ganti dengan produk makanan kucing yang lain. Pet Lovers bisa cek artikel Petcionary disini ya untuk produk makanan kucing terbaik untuk kesehatan

Namun, jika kondisi ini berlangsung lebih dari 24 jam, sebaiknya segera periksa ke dokter hewan ya. 

2. Diare

Gejala kucing kamu sakit bisa dilihat dari diare pada kucing. Menurut drh Nurul Aeni, diare adalah gejala penyakit yang sering terjadi pada kucing. 

Jadi kalau Pet Lovers menemukan kucing kesayangan kalian mulai mengeluarkan feses yang tidak normal atau konsistensi fesesnya seperti lembek menuju cair, segera periksa ya! Jangan lupa untuk pisahkan kucing kamu yang sedang terkena diare dengan kucing lainnya ya.

3. Perubahan Bersosialisasi

Untuk tanda kucing sakit berikutnya, biasanya terlihat dari bagaimana kucing kamu menarik diri dan bersembunyi. Bahkan sering ditemukan kasus ketika kucing merasa sakit, ia hanya diam dan cenderung tidak mau merepotkan yang lain atau bahkan menjauh dari pemiliknya. 

Drh Nurul  Aeni Ayu Lestari dari Rumah Sakit Hewan Jawa Barat mengatakan, “berdasarkan pengalaman, biasanya kucing kalau sakit kadang suka mencari tempat dingin, yang tertutup,” katanya saat diwawancarai oleh salah satu tim Petcionary, Razan Fachdary (15/3). 

Umumnya, kucing yang sakit akan mengalami penurunan tingkat energi atau kelesuan. Satu-satunya tanda kucing lemah adalah lebih sedikit bermain atau gelisah. Oleh karena itu, kita sebagai pemilik harus lebih peka dan sigap ketika hewan peliharaan kita sudah menunjukkan perilaku yang berbeda ya!

4. Suhu mulai abnormal

Salah satu tanda yang serius untuk ditindaklanjuti adalah ketika kucing kamu sudah menunjukkan suhu yang abnormal. Biasanya kalau kucing terinfeksi, suhu akan tinggi terlebih dahulu. Badannya mulai terasa dingin, lemas, dan nafas tidak teratur. 

Terkadang, tanda ini muncul ketika kucingmu sudah mau mati. Bisa dilihat dari mukosa di  mulutnya yang pucat. Walaupun tidak semuanya yang pucat itu tanda-tanda akan mati, namun hal ini perlu diwaspadai juga. 

Drh Nurul menambahkan, refleks pupil kucing terhadap cahaya juga ikut menurun. Wah, segera bawa ke dokter hewan ya jika sudah seperti ini.

Apakah ada gejala lain yang tidak normal?

Menurut drh Nurul  Aeni, pada umumnya masyarakat kurang mendapat informasi mengenai gejala susah pipis atau FLUTD (Feline Lower Urinary Track Disease) yang umum diderita kucing. 

Gejala sulit pipis dikarenakan terjadinya penyumbatan akibat pengkristalan yang terbentuk di saluran kemihnya. Adanya pengkristalan itu menyebabkan saluran kemihnya tersumbat hingga membentuk ‘batu’. Kejadian ini dapat mengiritasi saluran kemih dan menghalangi aliran urin. Biasanya ini terjadi pada kucing jantan.

Walaupun gejala ini sering tidak ada penyebab yang dapat diidentifikasi, namun sangat penting untuk diwaspadai. Karena dapat berakibat serius pada kesehatan hewan peliharaan Pet Lovers.

Salah satu tanda yang mudah terlihat adalah ketika kucing tersebut ingin buang air kecil namun butuh waktu lama. Bisa juga terlihat dari perilakunya saat buang air kecil. Ia akan terlihat kesakitan dan tegang, bahkan dapat menyebabkan gagal buang air kecil.  

Terkadang pemiliknya tidak memperhatikan hal tersebut. Tanda Ini termasuk darurat. Terlebih ketika kucing tersebut sudah tidak bisa buang air kecil lagi dan menyebabkan keracunan urea di tubuhnya. “Karena namanya harusnya dikeluarkan malah mengalir lagi,” kata dr Nurul Aeni menjelaskan.

Jika hal ini terjadi pada kucing Pet Lovers, segera bawa ke dokter hewan ya untuk mendapat pertolongan. Pet Lovers juga bisa mengganti produk makanannya yang mengandung lebih banyak mineral. Bisa baca disini ya untuk produk terbaik makanan kucing.

Bagaimana Pet Lovers? Sudah mulai paham ya tanda-tanda kucing kamu sakit. Yuk mulai perhatikan lagi kucing peliharaanmu dirumah! 

Summary
Photo ofdrh. Nurul Aeni Ayu Lestari
Name
drh. Nurul Aeni Ayu Lestari
Nickname
(drh. Nurul)
Job Title
drh
Company
Rumah Sakit Hewan Jawa Barat
Address
Jl. Raya Tangkuban Parahu No.km. 22, Cikole, Kec. Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391,

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

related post :